SUNGGAL || DATARILIS.COM – TV ONLINE
BERITA : S. SIREGAR

1 dari 2 pengendara Honda CBR150 BK 2895 AHE warna hitam (berboncengan), tewas lantaran menabrak sepeda motor Yamaha RX King di Jalan Gagak Hitam Ring Road Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan, tepatnya didekat ATM Bank BNI. Selasa (31/3) dinihari, sekira Pukul 00.03 wib.

Ke 2 pengendara sepeda motor Honda CBR150 BK 2895 AHE warna hitam (yang saat itu tengah berboncengan) diketahui bernama, Eman Arapen Perangin Angin (19) warga Jalan Banten Baru Dusun VI Desa Tanjung Gusta Kecamatan Sunggal DS (yang membawa sepeda motor CBR 150 / yang membonceng), meninggal dunia saat akan dibawa ke Rumah Sakit Bina Kasih dan temannya yang dibonceng, Rio Syahputra Perangin Angin (23) warga Jalan Banten Baru No. 8 Dusun VI Desa Tanjung Gusta Kecamatan Sunggal DS. Mengalami luka – luka dan harus di rawat di RS Bina Kasih Medan.

Berdasarkan keterangan yang didapat wartawan dari pihak Unit Lantas Polsek Sunggal, menyebutkan, peristiwa tabrakan antara 2 sepeda motor (Yamaha RX King vs Honda CBR150 BK 2895 AHE warna hitam), berawal saat kedua kendaraan (sepeda motor) yang datang dari arah yang sama yaitu datang dari arah selatan (Ngumban Surbakti) menuju arah utara (Jalan Asrama) dengan posisi Sepeda motor Honda CBR 150 warna hitam BK 2895 AHE berada di belakang sepeda motor Yamaha RX King (belum diketahui identitas pengendara dan tidak diketahui Plat BK nya).

Kemudia setibanya di Jalan Gagak Hitam Ring Road Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan, tepatnya didekat ATM Bank BNI, diduga pengemudi Sepeda motor Honda CBR 150 warna hitam BK 2895 AHE yang saat itu tengah melaju dengan kecepatan tinggi, kurang berhati – hati pada saat hendak mendahului (hendak memotong) dari sebelah kanan, sepeda motor Yamaha RX King yang berada didepannya. Sehingga pada saat itu pula bagian samping sebelah kiri, bagian depan sepeda motor Honda CBR 150 BK 2895 AHE, membentur bagian belakang sepeda motor Yamaha RX King.

Akibatnya, kedua kendaraan (ke dua sepeda motor) itu pun terjatuh dan terhempas diatas badan jalan, dengan posisi salah seorang pengendara sepeda motor Honda CBR 150 (Eman Arapen Perangin Angin, yang membonceng), terpental dan bagian kepalanya menghantam keaspal, sementara temannya, Rio Syahputra Perangin Angin (yang dibinceng) terpental dan terseret diaspal.

Sementara pengendara sepeda motor Yamaha RX King (belum diketahui identitasnya dan tidak diketahui plat BK nya), diduga mengalami luka ringan, segera berdiri dan menghampiri sepeda motornya (Yamaha RX King), lalu langsung pergi menghilang meninggalkan kedua pengendara sepeda motor Honda CBR 150 yang tergeletak diaspal.

Kanit Lantas Polsek Sunggal, Iptu Sahri Ramadhan saat dikomfirmasi membenarkan adanya tabrakan (lakalantas) yang menyebabkan salah seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia. ” 1 dari ke 2 pengendara sepeda motor Honda CBR 150 warna hitam BK 2895 AHE, a.n Eman Arapen Perangin Angin (yang membawa sepeda motor/yang membonceng), meninggal dunia pada saat menuju ke RS Bina Kasih dan korban (Eman Arapen Parangin Angin) meninggal dunia lantaran mengalami luka robek pada bagian kepalanya, diduga lantaran mengalami benturan pada bagian kepalanya. Sedangkan temannya (yang dibonceng) a.n Rio Syahputra Perangin Angin, saat ini masih dirawat di rumah sakit Bina Kasih, lantaran mengalami luka luka pada sekujur badannya, diduga akibat terpental dan terseret diatas aspal. ” ungkap Kanit Lantas Polsek Sunggal, Iptu Sahri Ramadhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.