Ogan Ilir || Datarilis.com – Tv Online
Kabiro

Bantuan Sembako yang diperuntukan bagi warga terdampak wabah covid 19 dengan memajang foto Bupati Ogan Ilir, HM Ilyas Panji Alam di karung berasnya, diakui pihak Pemkab.OI hal itu sengaja didesign khusus untuk menghindari agar tidak disalahgunakan atau bahkan diperjualbelikan oleh oknum nakal saat didistribusikan.

Sehingga dengan ditempelnya logo Kabupaten Ogan Ilir dan gambar bupati diyakini tidak akan ada lagi yang bisa bermain – main dengan beras gratis tersebut.

Kepala Dinas Sosial Ogan Ilir, Irawan Sulaiman membenarkan adanya kemasan 5 kilogram bergambar Bupati tersebut, namun ia menampik tuduhan jika ada kepentingan politik, mengingat Ilyas Panji Alam juga Calon Incumbent di Bumi Caram Seguguk dan saat ini Ilyas masih merupakan Bupati aktif, ditambah lagi pelaksanaan Pilkada 2020 diundur.

“Kami tidak berfikir ke situ (politik), karena ini ada himbauan Bupati, jadi di situ ada foto Bupati memakai pakaian dinas, bukan sebagai calon bupati,” tambahnya.

Diungkapkannya, seharusnya bantuan beras yang diterima masyarakat dalam kemasan 10 kilogram, namun karena plastik kemasannya habis, maka jatah 10 Kg dibagi dalam 2 kemasan @5 Kg.

“Terkait beras kemasan 5 Kg itu, karena kemasan 10 kilonya habis, maka pihak penyedia membaginya dalam ukuran 5 Kg, saya pikir tidak jadi masalah, karena (masyarakat) nanti akan mendapat 2 kantong, jadi tetap 10 kilo,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Sekedar informasi, beras tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Ogan Ilir untuk seluruh masyarakat Ogan Ilir, tanpa pandang bulu.

Menurut catatan yang dipegang oleh Dinas Sosial, target masyarakat yang menerima bansos berupa 10 Kg Beras, 6 Kaleng Sarden, 1 bungkus kecap dan 10 bungkus mie instant tersebut adalah seluruh warga masyarakat Ogan Ilir yang berjumlah 122.516 Kepala Keluarga (KK).

Dikatakan Irawan, Paket tersebut akan langsung didistribusikan ke tingkat Kecamatan, untuk kemudian diteruskan ke kelurahan dan desa dibawahnya.

“Jadi distribusinya langsung ke rumah-rumah, sebab instruksi yang kita dapat tidak boleh ada kerumunan,” katanya.

Dana untuk paket sembako itu didapat dari BTT APBD Ogan Ilir. Sedangkan pendistribusiannya akan dimulai pada Jumat (01/05/20) ini. “Besok akan didistribusikan ke kecamatan masing-masing,” jelasnya.

Sementara Menurut Ketua Bawaslu OI Dermawan Iskandar melaui Idris, Ketua Divisi PHL, menilai foto bupati yang dipajang di kemasan beras bantuan sosial itu, tidak melanggar aturan.

“Itu sah – sah saja, mengingat masa kampanye belum berlangsung, kemudian tidak ada unsur kampanye karena foto yang terpasang di kantong beras itu menunjukkan beliau sebagai kepala daerah dan bansos ini murni bantuan Bupati Ogan Ilir,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.