DATARILIS.COM | Aksi Mogok makan menutut Menteri Agama mengusut dugaan Plagiasi Rektor UINSU berjalan dengan sangat khidmat dan kondusif di depan Hotel JW Marriott Medan, Selasa ( 29/03/21).

Namun, dihari kedua aksi tersebut, Rabu (30/03/2021) Satpol PP datang dan memaksa membubarkan tanpa ada dasar hukum apapun ini membuat menjadi ricuh.

Sehubungan dengan itu Yanggi Fitriyus Sutrisna selaku ketua KAMMI Medan ” mengutuk keras arogansi terhadap kader KAMMI yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Medan yng datang ke lokasi Aksi Massa untuk membubarkan nya”

“Serta bukan hanya itu tapi juga mengambil spanduk dan perlengkapan aksi lain nya. Harus nya hal-hal yang begini di apresiasi karena ini adalah bentuk cinta Mahasiswa terhadap Kampus itu sendiri bukan malah di refresif dengan arogansi nya Satpol PP yang tidak ada kaitan nya sama sekali terhadap aksi massa ini”

Sementara Sekretaris Umum Kammi Medan Nugra Ferdino ” Meminta Satpol-PP meminta maaf secara terbuka atas tindakan Aragon terhadap kader KAMMI, kita tunggu 2×24 jam kalau tidak ada kita bahkal turun aksi di balai Kota Medan.(AVID/r)