DATARILIS.COM || TATA

BANDUNG – Bantalan Sungai Citarum Harum Sektor VII disulap menjadi lahan yang subur dan pemandangan yang menarik para pengunjung, dengan tata kelola seorang Dansektor VII Kolonel Kav Purwadi yang punya nilai estetika yang tinggi. 22/8/2020.

Kolonel Kav Purwadi mengatakan, dari berbagai persoalan yang menjadi fokus utama, diantaranya Limbah Industri, Limbah rumah tangga, Sampah, Pola pikir, Bangunan liar dan pendangkalan sungai, satu persatu kita selesaikan dengan baik. Kami kembangkan Bios 44 sebagai formula untuk menyuburkan tanah Citarum, supaya nanti bisa menghasilkan lebih baik buat masyarakat.

“Bantaran sepanjang 14 Km di sektor 7 harus bisa membawa manfaat bagi warga, disamping bisa menambah penghasilan, dengan percepatan pertumbuhan sayuran oleh Bios 44, massa panen bisa lebih cepat diambil manfaatnya oleh masyarakat dengan durasi waktu 1 bulan 4 hari saja, begitu pula penataan dan penempatan kios-kios yang berjualan kita tata rapih”. Ungkap Dansektor VII Kolonel Kav Purwadi

Kolonel Kav Purwadi melanjutkan, Program Bios 44 ini kita coba berikan sebuah contoh kepada masyarakat dengan cara hidroponik, disamping perawatannya mudah,dari nilai keindahan dan produksinyapun cepat menuai hasil, bahkan jauh dari sifat kimiawi yang akan merusak tanah dan tanaman.

“Saat ini yang sedang kita lakukan adalah membuat demplot pertanian dan perikanan di 14 Desa yang berada di sektor VII, yang dimana masyarakat dengan adanya Bios 44 yang super alami ini seperti kita beri contoh dengan menanam ikan lele, ikan gabus, belut dll. Begitupula tanaman seperti, pare, sosin, brokoli, strawberry bisa tumbuh berkembang denga cepat dengan sistim pengaliran Bios 44 ini”, ungkap Kav Purwadi

“Bahkan target ketahanan pangan di awali bulan Juni sampai bulan Desember 2020 untuk 14 Desa, kita bisa menyelesaikan program ketanan pangan dengan cara Bios 44 ini di bulan Agustus bisa panen di 14 Desa”. Pungkas Kolonel Kav Purwadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.