Rantau Panjang — DataRilis.com
Kabiro

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Rantau Panjang, Kab. OI, yang jumlah murid tahun ajaran 2019-2020 sebanyak 187 murid. ” Diduga Wali murid dan juga selaku warga asli desa Rantau Panjang, meminta kepala sekolah untuk mundur dari jabatannya karna diduga selama kurang lebih selama 4 tahun menjabat sebagai Kepsek di SDN 01 Rantau Panjang ini tak terlihat sama sekali ada kunjung perubahannya, keadaan sekolah makin buruk dan pemanfaatan dana Bos diduga banyak fiktif.

Dari pantauan wartawan DataRilis, Sabtu, (14/03/2020), memang benar terlihat dilapangan sekolahan ini sangat buruk, sampah berserakan numpuk dihalaman depan sekolah, rumput-rumput tumbuh subur, kaca jendela retak-retak dan pecah, plafon sekolah pun jebol, WC murid tak bisa digunakan dan sangat kotor dan lain sebagainya.

Mereka (Wali Murid) menuntut mundur karena selama kurang lebih 4 tahun dipimpin oleh Kepsek Khoiruddin, S.Pd, tidak ada perkembangan yang signifikan soal prestasi selama Kepemimpinannya di sekolahan ini.

Wali murid Inisial SR (35) dan MS (39), Warga Desa Rantau Panjang Ulu menuturkan kepada wartawan DataRilis, mereka bersama wali murid lainnya meminta kepala sekolah SDN 01 Rantau Panjang untuk segera mundur.

“Selama kurang lebih 4 tahun disini tidak ada perubahan, kita pengen punya kepala sekolah baru karena selama dia menjadi (Kepsek) gak ada progres sama sekali, sekolah kotor, jorok dan nol prestasi. Kami juga mencurigai dan mempertanyakan dana (BOS) kemana?” jangan-jangan SPJ untuk laporan pembelanjaan Bos banyak yang diduga dibuat fiktif, ” ungkapnya.

Hal lain yang mendasari pihaknya untuk mengganti kepala sekolah adalah karena selama ini dari sisi kualitas sekolah sangat kurang sehat, gimana bisa disebut prestasi kalau keadaan sekolahannya seperti ini ( kotor dan lain sebagainya).

“Kalau sekolahan ini rapi bersih ada prestasinya enggak mungkin kami akan menuntut seperti ini. Karna selain kotor dan memprihatinkan, juga untuk sekolah yang dibuat lima hari masuk (Full day), seharusnya pulang jam 2-3 sore tapi kenyataanya murid dan guru yang mengajar, pulangnya lebih cepat jam 12 siang dan untuk Kepsek Khoiruddin ini, lebih parah lagi pulang lebih cepat, datang sering terlambat dan juga jarang masuk,” ujarnya.

Kami berharap kepada Disdik OI, Tuntutan kami tidak ada yang lain agar segera Kepsek ini diganti, dan juga menurut guru-guru sini pun banyak yang enggak suka selama Kepemimpinannya. Sekali lagi kami meminta kepada Disdik OI Kepsek ini harus diganti,” tuturnya.

Khoiruddin, S. Pd, Kepsek SDN 01 Rantau Panjang saat dihubungi di via whatsapp nya, belum bisa memberikan komentarnya sedikitpun, ia hanya mengatakan, Siapa orang yang melaporkan hal ini, nanti lah tunggu aku pulang, soalnya aku di palembang, Aku enggak pulang malam ini nginap sebab besok aku mau panggilan ke bukit di tempat keluarga. “Solahudin itu anak pak hajar kan??, Khoiruddin katakan di via whatsappnya, apa dia yang nelpon kau atau kau yang nemui mereka, terus dia di mana saat kau wawancarai. “tutupnya, Kau lah tau dengan aku, nanti nunggu aku pulang kita ketemu saja.

Sementara itu, Saidi Harun Korwil Rantau Panjang, sebagai kepanjangan tugas dari Dinas Pendidikan, tak digubris saat wartawan DataRilis mencoba konfirmasi di via telpon selulernya.

Sementara, Romli selaku Kabid SD Disdik OI saat dihubungi di via telpon selulernya mengatakan, terimakasih pak infonya, Insya Allah kami akan segera cek ke lapangan masalah laporan warga tersebut,” pungkasnya kabid SD Disdik OI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.