MEDAN SUNGGAL || DATARILIS.COM – TV ONLINE

Rumah May Rolas Maria Togatorop, (26) warga Jln. Melati Raya Kel. Sempakata Kec. Medan Selayang di bobol Maling. Jumat 03/04/2020, Sekira pukul 12.00 Wib.

Informasi terjadinya pembobolan rumah diceritakan korban pada petugas. Ketika itu korban pergi meninggalkan rumah dalam keadaan terkunci utk nginap kerumah orang tuanya di Medan Denai dan pada hari Sabtu 04/04/2020 sekira pukul 14.00 Wib.

Usai itu, korban pulang ke kostnya. Saat tiba di kost korban membuka pintu depan ternyata gemboknya tidak bisa dibuka dengan kuncinya dan gembok sudah ditukar dengan gembok yang lain.

Setelah terbuka, korban masuk kedalam rumah dan melihat didalam kost sudah berantakan dan barang milik korban sudah tidak ada ditempat semula.

Selanjutnya korban memberitahu suaminya tentang kejadian tersebut dan melapor pada perugas terjadi pembobolan rumah di kos-kosan korban Jln. Melati Raya Kel. Sempakata Kec. Medan Selayang. Selanjutnya Korban membuat laporan pengaduan nya ke Polsek Sunggal dengan nomor Laporan Polisi : LP/224/B/IV/2020/SPKT SEK SUNGGAL tanggal 05 April 2020.

Lanjutan nya, petugas Polsek Sunggal pun langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi saksi dan selanjutnya menemukan salah satu barang yg hilang di tong sampah di depan rumah RAMAITAN LASE Alias IMAN berupa bross baju.

Setelah dilakukan interogasi di TKP, tsk RAMAITAN LASE Als IMAN Umur 21 Tahun, Alamat Jln. Melati Raya Kel. Sempakata Kec. Medan Selayang mengakui ia yg mengambil barang-barang milik korban bersama temannya MATIUS LAPAO Umur 22 Tahun, Alamat Jln. Melati Raya Kel. Sempakata Kec. Medan Selayang dan HENDRA TARIGAN Umur 26 Tahun, Alamat Jln. Melati Raya Kel. Sempakata Kec. Medan Selayang. selanjutnya Tekab Polsek Sunggal mengamankan ketiga orang tersebut dan barang bukti dibawa ke Polsek Sunggal untuk diproses sesuai dengan hukum.

Barang bukti ditemukan dari tersangaka berupa, 1 (satu) buah jam tangan merk Fossil milik korban.
– 1 (satu) buah gelang tangan yang terbuat dari besi warna putih milik korban.
– 1 (satu) buah bross baju milik korban.
– 1 (satu) buah obeng Tespen milik tersangka MATIUS FERNANDO LAFAO.

Terhadap para tersangka diduga melanggar pasal 363 ayat (2) KUHP dengan ancaman 9 (sembilan) tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.