Pemulutan Selatan || Datarilis.com
Video Tv Online
Berita Kabiro

Masyarakat Desa Sungai Lebung Ulu, Kecamatan Pemulutan, Kab. OI sangat bahagia dan bersyukur, lantaran menerima bantuan dari pihak pemerintah OI. Apalagi, bantuan berupa sembako ini sangat berharga dan bermanfaat bagi mereka untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari di tengah pandemi Covid-19 ini.

Kami selaku pemerintah desa sangat senang atas bantuan Pemkab. Ogan Ilir, khususnya kepada bapak Bupati Ogan Ilir yang tlah meluncurkan bantuannya kepada masyarakat kami, di desa Sungai Lebung Ulu Kec. Pemulutan Selatan ini. Yang mana pada saat ini banyak masyarakat terkena dampak Covid- 19, yang kini membuat sulit pendapatan/penghasilan masyarakat akibat musibah wabah ini, jadi untuk bisa memenuhi hidup mereka sehari hari menjadi susah.

” Bahan pangan pokok yang diberikan oleh pemerintah ke desa kami ini sangat berharga dan sangatlah bermanfaat bagi warga kami yang menerimanya. Insya Allah semoga dengan adanya bantuan ini, tidak lah membuat kami melupakan atas jasa baik pak Bupati HM.Ilyas Panji Alam,” ucap Kepala Desa Sungai Lebung Ulu Suhaimi “Semoga Sukses Amiiin”.

Suhaimi juga menyebutkan, bantuan sembako tersebut sengaja diantar oleh Pemerintah Desa dan Relawan Covid kepada warga, agar warga tidak berkumpul di satu tempat (Door-to-door). “Adapun sembako yang kami bagikan antaranya sebanyak 4 macam paket sembako yang terdiri dari 10 Kg beras, 10 bungkus mie instan, 6 kaleng sarden dan 1 botol kecap, bantuan sembako ini, semua warga dapat tanpa kecuali”, ucap pak kades suhaimi.

Terpisah, Suhaimi mengklarifikasi, Untuk masalah video yang viral di medsos tersebut, hal itu tidaklah benar,tak seperti yang disangkakan, katanya kami pemerintah desa, mengumpulkan warga untuk pengambilan sembako di kantor desa, hal itu tidak benar. Ia menjelaskan, warga yang kumpul tadi pagi dikantor desa tersebut, warga yang melaporkan belum terdata belum dapat sembako sebanyak 49 KK.

“Dan sementara ada juga warga yang membawa Suket, jadi 49 orang yang datangi ke kantor desa tersebut bukannya masyarakat yang beramai ramai datang untuk mengambil sembako tapi 49 orang ini minta usulkan karna belum terdata yang juga termasuk PNS,” terangnya pak kades.

Sebut aja namanya Ujang (52 tahun), salah satu seorang warga penerima sembako dari Pemkab. OI tersebut, berkali-kali mengungkapkan rasa syukurnya begitu menerima bantuan sembako ini.

“Alhamdulillah, terimakasih atas rezeki yang engkau kirimkan lewat relawan bapak-bapak dari pemerintah desa ini. Bagi orang mampu, mungkin bantuan ini tak berarti apa-apa, tapi bagi kami ini adalah anugerah yang tiada tara,” Sautnya dengan rasa bangga penuh syukur.

Begitupun juga sama diucapkan oleh warga lainnya yang menerima, Alhamdulillah kami sangat terbantu dengan pemberian sembako gratis ini. Apalagi sejak adanya virus corona penghasilan kami menurun”, ucapnya warga.

Tak hanya Ujang, Ibu janda tua yg usahanya bikin kelempang sekarang berhenti tidak bisa produk karna kehabisan modal. Ibu Patima (60) ini yang telah ditinggal mati suaminya, juga tak kalah bersyukur menerima sembako tersebut.

“Bingkisan ini sangat bermanfaat bagi kami dan anak-anak, karena dapat membantu kelangsungan hidup keluarga kami,” kata ibu Patima yang tanpa sadar air mata terlihat meleleh dari pelupuk matanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.