2 Ruko ini Tempat Lokasi judi berkedok ketangkasan, Jarak 2 rumah Samping Rumah Ibadah

PERS HENDRIK HUTAPEA

DATARILIS.COM  – Praktek judi berkedok ketangkasan tembak ikan dengan omset puluhan juta rupiah makin dasyat dan merajalela di wilayah hukum Polresta Binjai Pasar 7 Tandem. Diduga maraknya aksi perjudian tersebut lantaran dibekingi oknum aparat yang menerima ‘setoran’ dari bandar judi tembak ikan.

Padahal, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin telah menginstruksikan Polres dan Polsek sejajaran Polda Sumut untuk menindak tegas praktik perjudian. Namun, imbaun tersebut terkesan tidak digubris oleh bandar bandar judi yang ada di wilayah Sumut terutama di wilayah Binjai.

Informasi dari warga pada dua lokasi judi tembak ikan di Binjai Tandem Pasar 7 dan Jalan Ade Irma Suryani itu, bahwa ada Puluhan orang berbondong bondong keluar masuk.

Ketika disambangi langsung masuk ke dalam lokasi perjudian tembak ikan dan mikey mikey, awak media mencoba menanyakan kepada seorang wanita cantik selaku penjaga lokasi. Dimana para pemain harus membeli koin di setiap permainan seharga Rp10 ribu.

“Aksi perjudian ini sebenarnya sudah lama dikeluhkan dan diresahkan oleh masyarakat sekitar. Namun tidak bisa berbuat apa -apa. Karena oknum aparat yang berada di jajaran Polrestabes Binjai sendiri tidak melakukan tindakan atau penutupan,” ujar warga tersebut yang meminta identitasnya tidak dicantumkan saat ditemui, malam.

Keluhan Warga

Menurut warga, ada dugaan, praktek perjudian mesin tembak ikan yang sudah lama beroperasi secara terang-terangan ini lantaran dibekingi oknum aparat dari Polsek dan Polresta Binjai. “Sepertinya ada sering oknum yang keluar masuk ke lokasi judi tersebut. Dan diduga ikut membekingnya,” ungkapnya.

Ironisnya, menurut sumber tersebut, praktek judi itu buka 24 jam. Dan ada dua tempat yang disambangi awak media,yaitu Jalan Binjai Pasar 7 Tandem dan di Binjai Jalan Ade Irma Suryani

“Warga sekitar sangat berharap Pak Kapolri Jenderal Idham Azis dan Pak Kapolda Sumatera Utara Irjen Martuani Sormin untuk turun tangan untuk menutup praktek perjudian mesin ketangkasan tembak ikan yang ada di Binjai Kota. Saya heran kenapa bisa Kapolrestabes Binjai tidak tahu ada judi tembak ikan di wilayahnya,” ucap warga setempat.

Kapolrestabes Binjai

Menyikapi keluhan warga tersebut, awak media mengkonfirmasi kepada Kapolres Binjai AKBP Romadhoni Sutardjo. Namun pesan WhatsApp yang dikirim tidak mendapat balasan. Demikian juga Kasat Reskrim AKP Yayang, pun tidak merespon konfirmasi awak media.

Sementara Kapolda Sumut Martuani Sormin juga meminta peran serta masyarakat berantas praktik perjudian dan peredaran narkotika. “Sesuai dengan motto kita, tidak ada tempat bagi penjahat di Sumut. Karenanya, kita harus bersama-sama memberantas praktik perjudian dan peredaran narkotika,” tandasnya.

Ulama

Terpisah, Anwar Nasution, S.pdi Salah satu ulama di Binjai Meminta pada pihak Ke Polisan Agar menutup lokasi judi tersebut.
” Saya yakin pihak ke Polisian dapat menutup lokasi judi itu, dan saya percaya pihak oknum petugas nya kaga main mata atau jalur samping. Dan apa bila pihak petugas ke Polisan gk mampu menutup nya biar kami ntar yang akan tutup lokasi itu. Apa lagi ki tai lokasi itu di samping rumah ibadah.’ Kesal Anwar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.