KARAWANG – DATARILIS.COM
LIPUTAN : KABIRO

Kepala Kepolisan Resort Karawang AKBP Arif Rachman Arifin S.I.K.M.H gelar Press Release ungkap kasus Tindak Pidana Kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan Meninggal Dunia dan pembunuhan dan atau Penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia, di halaman Gedung Sat Reskrim Polres Karawang, Senin (17/2/2020).

Penangkapan pelaku tindak pidana pembunuhan dan atau penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,
Korban Sendi Bin Anan, Karawang 05 Desember 2004, Islam, Pelajar, Kp. Krajan tengah9 Rt 003/002 Ds. Cikampek barat Kec. Cikampek Kab. Karawang.
Waktu Kejadian
Jumat tanggal 07 Februari 2020 sekitar pukul 21.07 wib.

TKP
Di pinggir pagar gedung sinyal timur area Stasiun Cikampek Desa. Cikampek Kota Kec.Cikampek Kab. Karawang.

Kronologis Kejadian

Pada hari Selasa tanggal 07 Februari 2020 sekitar pk.21.10 wib seorang Security stasiun cikampek menerima laporan dari masinis KA Singasari, bahwa masinis melihat kejadian penganiayaan di TKP kemudian selanjutnya bersama temannya langsung mengecek ke tkp dan menemukan korban sudah tergeletak dalam keadaan tidak bernyawa kemudian pada saat itu juga langsung memberitahukan kejadian tersebut ke Polsek Cikampek.
“Identitas Pelaku
FAJAR MUHAMAD RAMDANI Purwakarta 19th, Islam, Pengamen, Ds Cihideung Kabupaten Purwakarta.

“Barang Bukti :
– 1 Pasang sendal korban
– 1 (satu) buah batu
– 1 (satu) buah batu bata
– 1 (satu) buah ikat pinggang reggea
– 4 (empat) botol sisa lem aibon

“Motif Tersangka :
Tersangka kesal, karena korban memaksa untuk meminta Lem Aibon.

“Modus operandi :
Pelaku memukul Korban menggunakan kepalan tangan kanan dan kiri sebanyak lebih dari 10 kali dan setelah itu Pelaku mendorong hingga terjatuh, setelah terjatuh Pelaku memukulkannya dengan menggunakan 1 buah batu sebanyak 2 kali ke bagian rahang lalu Pelaku mengangkat tubuh korban dan pelaku jatuhkan kembali dengan tubuh sedikit miring ke sebalah kanan kemudian Pelaku memukul 3 kali dengan menggunakan 1 buah batu bata ke bagian kepala belakang Korban.

“Lalu setelah itu Pelaku mengambil ikat pinggang milik korban yang terpasang dicelananya lalu pelaku mengikatkan ikat pinggang tersebut ke leher korban dan ujung dari ikat pinggang tersebut ke pagar gedung sinyal timur stasiun Cikampek. Setelah itu Pelaku menutupi tubuh korban dengan menggunakan pakaian bekas yang tergeletak disekitar TKP ,”terang Kapolres

Kapolres menerangkan tersangka melanggar pasal 80 ayat (3) UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang penetapan PERPU No. 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2020 tentang perlindungan anak menjadi Udang-undang dan pasal 338 KUHP dan atau pasal 351 ayat (3) KUHP tentang kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan Meninggal Dunia dan pembunuhan dan atau Penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia, saat ini pelaku telah dilakukan penahanan diRutan Polres Karawang, “ujar kapolres.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.