DATARILIS.COM – F.CASTRO

Indralaya Selatan — Ogan Ilir-Sumsel — Jembatan berkontruksi besi sepanjang kurang lebih 150 meter di Desa Tebing Gerinting penghubung Desa Arisan Gading Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir ” ambruk usai dilintasi truk kosong, Truk yang biasa muatan jambu ini. saat insiden patahnya jembatan terjadi pada pukul 18:00 Wib, Minggu kemarin Sore (12/07/2020), alhamdullah atas kejadiamn ini tidak ada korban.

Dari pantauan, terlihat kondisi jembatan sudah saat mengkuatirkan baik itutiap tiang tulang tulang jembatan yang sudah saat rapuk, tiang pembatas jembatan pun sudah banyak putus dan kondisi jembatan pun sudah miring tidak seimbang dlln. Akibat insiden ini jembatan besi berlapis pelat” berdampak pada aktifitas warga setempat, bahkan sebelumnya terjadi insiden ini sudah banyak warga yang mengeluh tentang kerusakan jembatan tersebut. Dikuatir warga bila terjadi putusnya jembatan ini maka mereka harus melewati jalur artenatif yang jarak tempuhnya tiga sampai lima kilo meter menuju ke pusat kecamatan.

Menurut keterangan Warga Desa setempat Tomi, Senin (13/08/2020) mengatakan, sebelum jembatan ini terjadi ambruk, hal itu lah sudah lama kami keluhkan dan kuatirkan di dua tahun ini tapi kami bingung harus kemana kami mengaduhkan dan meloporkanya sedangkan pemerintah desa, kecematan dan pemkab. Oi sepertinya tutup mata seperti pura pura tidak tau, padahal mereka lah tau kalau jembatan ini sudah sering kali direhapnya tapi tak ada asilnya sama sekali, ” ini lah jadinya akhirnya yang kami kuatirkan terjadi juga “Ambruk”.

“Jembatan besi yang mengalami kerusakan itu merupakan salah satu jalur akses terdekat yang biasa digunakan warga maupun para siswa sekitar kawasan itu.

Jembatan tersebut menghubungkan ke dua desa lainnya, yakni Desa Tebing Grinting, dan Desa Arisan Gading, Kecamatan Indralaya Selatan, Ogan Ilir.

Lanjutnya warga setempat katakan, kerusakan jembatan besi tersebut ” akibat lintasi truk muat kosong ini, truk yang biasa muat jambu muatan ini jembatan tiba tiba patah dua, “truk terkukil kebawa, diposisi angkah satu ke sungai, namun dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa.

“Selain itu, jalur ini merupakan satu-satunya lalulintas warga yang sering dilewati, apalagi jalur ini menjadi lintasan terdekat menuju ke kecamatan pusat. Ada jalan lain tapi jarak tempuhnya sangat jauh,”ujarnya.

Kepada pemerintah daerah (OI), agar segera dibangun kembali jembatan tersebut, harapnya lebih kokoh lagi, supaya perekonomian masyarakat merata petani kembali lancar dan memudahkan para siswa/siswi saat menuju kesekolah dan juga tidak terjadi hal serupa yang jauh lebih fatal lagi kedepanya”, harapanya warga.

Sementara menurut keterangan Sopir truk Toni (40) mengatakan kepada warta Datarilis.com, sebelum kejadia kami lah melalui jembatan ini dengan memuat jambu untuk dibungkar didesa Arisan Gading, saat pulangnya dari pembungkaran tsb terjadi lah insiden ini pada pukul 18:00 Wib sore, baru sekitar enam meter melintas jembatan, tiba tiba tanpa sadar jembatan langsung patah. Alhamdullah atas insiden ini, tidak ada terjadi apa apa, baik itu dengan saya sendiri maupun kernet,” kata Sopir.

Sementara itu pihak PUPR Kab. OI saat dikonfirmasi divia Whasappsnya lum ada tanggapnya atas insiden tsb.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.