Tanjung Raja — DataRilis.com
Kabiro

Dari Pantauan wartawan DataRilis, Pembangunan Gedung Serbaguna Desa Sekonjing, Kecamatan Tanjung, Kab. OI Prov. Sumsel, diduga tidak sesuai dengan Dana yang dianggarkan oleh Pemerintah Desa” dari pantauan wartawan DataRilis pada Rabu, (11/03/2020), terlihat juga dilapangan tak nampak papan proyek disekitar putaran pembangunnan gedung tersebut.

Bangunan gedung serbaguna yang berukuran cukup besar tersebut, yang diduga ditidak sesuai, juga dikerjakan asal jadi dan tampah papan proyek, ditambah ketahanan bangunan masih diragukan meski kucuran dana untuk bangunan ini memakan jumlah dana yang cukup besar.

Dana pembangunan tersebut berasal dari dana APBN, yaitu Dana Desa anggaran tahun 2019. Dengan jumlah dana, menurut info yang sempat viral dan tersebar di Medsos (Fb). Mirisnya, Dengan Dana yang cukup Sebesar Rp. 612.000.000.00,- juta, dengan luas bangunan kali 20×30 meter, gedung ini cuman baru hanya teratap saja.

Kuat dugaan perencanaan pembangunan yang tidak professional. Yang lucunya lagi dipasang oleh orang yang tidak berbesik kontruksi perencanaan.

Dari pembangunan tersebut muncullah pertanyaan apakah pembangunan gedung tersebut tidak merugikan masyarakat ? Dengan sebesar itu Rp. 612 jutaan masak terpaksa atap, tiang pondasi dan lantai biasa, jadi hal ini bisa menjadi pemicu kecurigaan dan tanda tanya masyarakat”?!?”.

Menurut info yang sempat Viral beberapa hari yang lalu di Medsos, yang diduga fostingan dari warga Sekonjing itu sendiri, dalam postinganya ia katakan, Mohon Do’a nya, gedung multi fungsi dengan luas 20×30 meter, yang telah dibangun pada tahun 2019 kemarin, dengan dana yang dipakai sebasar Rp. 612.000.000.,-juta ini, Insya Allah bisa di selasaikan ditahun anggaran berikutnya 2020. Mohon Do’a semoga lancar, ujar nya mengucap Amiin.

Sementara itu pihak kepala desa (Kades) Skonjing Saat dikonfirmasi wartawan DataRilis di kediamanya tidak ditempat, sedangkan menurut saudaranya pak kades tidak ada dirumah, beliau rapat dikecamatan. Dan Sementara saat wartawan datangi kecamatan beliau tidak ada, saat dihubungi via telpon selulernya nomornya tak aktif dan SMS pun tak balas.

Menurut orang kecamatan pada pukul 17:00 Wib sore saat wartawan temui kecamatan, Orang dikecamatan mengatakan, benar, sekitar pagi itu beliau emang ada hadir diacara kami rapat, tapi pada siang, pak kades Skonjing setau kami sudah lama pulangnya, ” ujarnya.

“Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan sedikitpun dari pihak Kepala Pemerintah Desa Skonjing (Kades).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.