Ketua Umum Forum Komunikasi Wartawan Indonesia Aprisiasi Baik Pihak Rutan.

Datarilis.com || Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I A Tanjung Gusta Medan,  BERSIH dari Pungli.

Untuk mengetahui kebenaran itu, wartawan berusaha mencari tau sebagai pembuktiannya, dengan melakukan investigasi dan penelusuran melalaui wawancara kepada sejumlah mantan narapidana yang baru saja bebas dari hotel prodeo tersebut.

Dari keterangan beberapa orang mantan napi, terungkap fakta sebenarnya bahwa pemungutan uang dari ribuan WBP yang menghuni kamar ruang tahanan disana tidak ada.

Seperti dikatakan Sapri (40), seorang mantan napi dari Rutan Tanjung Gusta . Saat disambangi dikediamannya di kawasan Komple Sunggal Kamis, (09/07/2020),
pria yang kini rajin beribadah dan aktif menekuni bidang keagamaan itu, secara blak blakan mengatakan pemungutan biaya tersebut di rutan tidak ada.

Hal senada juga diungkapan napi yang baru “menghirup udara segar”  Kiki Siregar Dari Jalan Sei Batang Hari Medan.

“tidak ada pungutan liar, ” ujar Kiki.

Ketua Umum Forum Komunikasi Wartawan Indonesia, Moh. Hendrik Paris Hutapea,S.H. mengapresiasi kerja keras Pihak Rutan dengan bersih dari pungli.

“Karena itu, saya memberikan penghormatan bagi pihak rutan dengan telah bekerja keras untuk bersih dari yang namanya pungli. ” Ucap Hendrik pada wartawan melalui no ponsel pribadinya di nomor 081377019077.

Seperti diketahui, program tugas pembinaan yang dilakukan ASN di Rutan Kelas I Tanjung Gusta difungsikan untuk menyiapkan WBP agar dapat berinteraksi kembali dengan masyarakat secara baik setelah selesai masa pidananya.

Mekanisme pembinaan narapidana itu diatur berdasarkan Surat Edaran Kepala Direktorat Pemasyarakatan No. Kp.10.13/1 tanggal 8 Februari 1965 yang terdiri dari tahap admisi orientasi, tahap pembinaan, tahap asimilasi dan tahap integrasi dengan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.