Kabiro Tanggamus : Aris Fadillah

Datarilis.com ||| Beberapa warga Purwodadi mengungkapkan keluhanya kepada wartawan terkait tidak adanya bantuan sama sekali baik sembako maupun uang di dalam keadaan Pandemi covid-19 ini,hal ini di ungkapkan di salah satu rumah warga di Pekon Purwodadi kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus.Selasa(02/06)

Ketika di tanyakan wartawan mengenai keluhan yang akan di sampaikan kan kepada media di sebuah rumah papan yang ada di Rt/RW 01/01 pekon purwodadi kecamatan gisting mereka serentak mengatakan bahwa mereka tidak pernah sama sekali menerima bantuan apa pun dari pemerintah,hanya sebuah sabun cuci tangan saja yang mereka terima itu pun harus tanda tangan.

“Katanya pemerintah mau ngasih sembako buat orang orang miskin seperti kami, tapi nyatanya mana sampek sekarang kami tidak menerima bantuan apa apa,nggak ngilangin kami cuma di kasih sabun itupun di suruh tanda tangan,”ungkap Marfuah seorang guru ngaji yang menurutnya kerjaan sehari hari mengajarkan anak anak mengaji,suaminya pun hanya seorang buruh tani yang penghasilan ya tidak menentu,”dalam keluhnya.

Mereka ibu rumah tangga yang masing masing bernama,Rukayah,Tukiyem,Darwati,Yiyin,Marfuah,Yuli,Efi, membenarkan pernyataan ini ” kami hanya di data data saja tapi apa sampai saat ini bantuan gak pernah kami terima apa lagi yang katanya pemerintah mau ngasih bantuan uang boro boro,”ungkapnya .

Di katakan juga bahwa mereka tidak pernah mendapat kan PKH dan bantuan sejenisnya,” padahal kami ini orang orang miskin rumah kami pun ada yang numpang di tanah orang. “keluhnya lagi

Setelah di komfirmas ke kadus setempat beliau mengatakan bahwa dirinya pun tidak mengetahui mengapa bisa begini,”padahal saya sendiri yang sudah mendata mereka semua saya masuk kan tapi yang dapat bantuan kemarin malah bukan orang yang sudah saya data,mangkanya saya juga heran,”ungkapnya.

Sebagai kepala dusun beliau mengakui tidak memiliki hak untuk mengetahui lebih jauh,”tuturnya.

“Saya hanya menuruti perintah atasan, di suruh mendata ya sudah saya lakukan,hasilnya saya serahkan ke desa,selanjutnya saya enggak tau kalau saya tanya jawabnya belum cair gitu aja.”lanjutnya.

Mila yang saat ini di percayakan menggantikan sekdes karna sekdes Pekon Purwodadi mencalonkan kepala Pekon,sehingga mengundurkan diri,menanggapi “bahwa memang sampai saat ini dana belum juga keluar. “Jelasnya.

Sampai sejauh ini wartawan belum sempat berkomfirmasi dengan PJ kepala Pekon Purwodadi,karna ketika di datangi PJ kepala Pekon tidak ada di tempat.(dilla)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.