Bentuk Perhatian Terhadap Anggota, Kapolsek Sunggal Sediakan Panganan Dan Minuman Penguat Imun Bagi Personil Untuj Mencegah Virus Covid-19

SUNGGAL || DATARILIS.COM – TV ONLINE
REDAKSI

Ditengah Pandemi Corona yang menyeruak ke seluruh dunia, Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi,SH.,SIK.,MH., dengan cepat dan tanggap dalam melindungi anggotanya Agar Lebih Sehat dalam menjalankan tugas.

Hal itu terlihat di pos penjagaan Polsek Sunggal. Ada beberapa hal yang unik yang jarang terlihat disana. Pasca ramainya perbincangan virus tersebut, Kapolsek dengan sigap selalu menyiapkan minuman jahe, bubur kacang hijau, telur rebus dan daun sirih di pos penjagaan.

Panganan dan minuman tersebut pun setiap harinya disantap oleh personil yang bertugas. Hal tersebut diyakini dapat memperkuat kekebalan tubuh personil dan menghambat masuknya virus ke tubuh personil.

“Iya, sudah sejak awal bulan Maret lalu Kapolsek menyediakan itu. Hal itu sebagai bentuk perhatian Kapolsek terhadap kami selaku anggotanya,” jelas Kasi Humas Polsek Sunggal, Aiptu Roni B Sembiring ketika dimintai tanggapannya, Rabu (1/4).

Tak cuma menaruh perhatian dengan para personilnya, Kompol Yasir Ahmadi juga memperketat warga untuk masuk ke dalam lingkungan Polsek. Setiap warga yang mempunyai kepentingan ke lingkungan Polsek yang terletak di Jalan TB Simatupang itu, warga diwajibkan memakai masker.

Disana juga Kapolsek menyediakan westafel dan sabun cair untuk warga mencuci tangan. Tak cuma itu, setiap warga yang hendak masuk Polsek juga harus disemprot cairan antiseptik untuk mensterilkan Polsek Sunggal dari virus yang sedang menyeruak di seluruh dunia itu.

“Ya, selain menjaga lingkungan Polsek dari virus itu, hal itu juga baik untuk masyarakat yang datang ke Polsek. Saat ini kita harus benar-benar berperang melawan virus ini,” ucap Roni.

Tak lupa, Aiptu Roni B Sembiring juga menitipkan pesan Kapolsek Sunggal kepada masyarakat untuk mengurangi aktifitas di luar rumah.

“Kapolsek menghimbau agar masyarakat agar tetap berada di rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Hal ini dilakukan untuk kebaikan warga itu sendiri dan orang banyak. Agar virus itu tidak cepat menyebar ke masyarakat lain,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.