DATARILIS.COM || REDAKSI

Medan ~ Judi toto gelap (togel) kode “NGL” kian hari semakin merambah luas di Sumatera Utara, dengan omzet mencapai ratusan Juta rupiah setiap minggu

Pun demikian, sejauh ini Polda Sumatera Utara dan Polrestabes Medan sepertinya masih enggan menangkap bandar togel kode “NGL” tersebut yang dikenal sebagai NAGA LIMA {LIMA NAGA}.

Berdasarkan informasi dan penelusuran wartawan dilapangan, bandar togel kode “NGL” disebut-sebut berinisial KRB (KRD).

KRD atau KRB yang tinggal di seputaran Tanjunggusta itu juga dikabarkan memiliki sebuah Cafe lumayan mewah dan di dalam menjual TUAK berikut doorsmeer Sepeda Motor yang letaknya berada kurang lebih 5 KM tak jauh dari Pintu Tol Medan – Binjai.

“Cafenya lumayan mewah bang, termasuk doorsmer kretanya, dan judi togel mereka da merambah Ke pancur batu. dengan nama NAGA LIMA atau LIMA NAGA, ” ungkap warga Tanjung gusta, Kamis (10/9/2020)

Informasi lain menyebutkan, KRB mulai menggeluti bisnis togel (303) pertama kali di Tapanuli Utara (Taput & Tapsel).

“Pertama kali dia (KRB) buka togel dengan modal patungan di Taput dan Tapsel Lama kelamaan setelah omzet bertambah, akhirnya dia jadi bandar tunggal di Taput dan tapsel selama hampir dua tahun,” ungkap sumber.

Namun belakangan, setelah Kapolda Sumut dijabat Irjen Pol Drs. Martuani Sormin puluhan penulis togel KRB ditangkap anggota Jahtanras Polda Sumut.

“Sejak Martuani Sormin jadi Kapolda Sumut, semua KRB ditangkap Polda Sumut. Karna itukan kampung Kapolda. KRB sempat berhenti selama beberapa bulan,”jelas sumber.

Selanjutnya, setelah berhenti beberapa bulan, dari penghasilan nya selama menjadi bandar tunggal di Taput dan tapsel KRB kembali merambah bisnis Judi togelnya di Labuhanbatu Selatan (Labusel) dan Aek Kanopan.

“Infonya di Taput togel “NGL” punya KRB masih maen meski omzetnya tidak sebanyak dulu,” terangnya

Dalam menjalankan bisnis togelnya, dia (KRD atau KRB) tidak bekerja sendiri, dia dibantu beberapa kordinator lapangan (Korlap), agen dan penulis tetap.

Untuk memuluskan bisnis togelnya tersebut, KRD punya pengawas lapangan yang khusus memberikan siraman rohani hingga ratusan juta rupiah kepada aparat yang ada di wilayah hukum di tempat dia menjalankan bisnis togelnya.

Dengan siraman rohani itu kini KRB bebas menjalankan bisnis Judi togel kode “NGL” atau NAGA LIMA di Sumatera Utara.

Slogan Kapolda Sumut akan memberantas segala bentuk judi dan narkoba di Sumateta Utara bahkan diabaikan akibat ulah segelintir oknum petugas bermental bobrok.

Pun demikian masyarakat Sumatera Utara yakin Kapolda Sumut akan memberantas segala bentuk perjudian, mulai dari Judi Togel, Judi ketangkasan tembak Ikan, dan Judi mesin jackpot.

“Kita yakin apa yang disampaikan Kapolda itu bukan slogan semata. Beliau pasti akan menangkap bandar togel “NGL” atau Naga Lima. Kita juga yakin Kapolda tidak tahu me a hug permainan anggotanya yang menerima siraman rohani dari KRB,” ujar masyarakat.

Berikut lokasi yang menjadi tempat agen dan penulis “NGL” yang berada di Wilkum Polsek Helvetia, Polsek Sunggal dan Polsek Hamparan Perak, dan Polsek Pancur Batu.

Jalan Pemasyarakatan Gg. Tomat Warung Juntak (J. Pasaribu selaku jurtul).

Jalan Si Malem pancur Batu, warung B1 & B2.

Jalan Pemasyarakatan Germenia 1 Hamparan Perak Lapo Tuak (Sinaga selaku jurtul).

Jalan Gerbong Pancur Batu warung Bakso

Jalan Kemiri depan mie aceh samping warnet (AN selaku jurtul).

Jalan Lembaga Pemasyarakatan Kedai Tuak (L. Sianturi selaku jurtul)

Jalan Matahari Raya, Kec. Medan Helvetia (pangkalan Desa Maju)

Simpang Eka Prasetia (Tarigan selaku jurtul)

Kabarnya, bisnis togel KRD juga ada di Jalan Medan – Tanjung Morawa dan Pancur Batu.

Dari investigasi yang dilakukan dan penuturan warga sekitar, lokasi yang dijadikan tempat tongkrongan para penulis KRD atau KRB tersebut tak sekalipun digrebek Polisi selama hampir dua tahun.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *