DATARILIS.COM || REDAKSI

MEDAN – Egha Halim (49), Terpidana Mati Kasus Narkotika yang saat ini tengah menjalani pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan Klas 1 Medan, kini aktif menjalani pembinaan dengan kegiatan pelatihan Hidroponik, Selasa (08/09/2020) Jam 16.00 Wib.

Selain Aktif dalam kegiatan pelatihan penanaman Sayur Hidroponik, Egha Halim juga aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan yang di lakukan di Vihara Lapas Klas 1 Medan.

DI ceritakan oleh dirinya ketika di sambangi awak media di Lapas Klas 1 Medan, Selama Menjalani Pembinaan akibat terlibat kasus narkotika pada tahun 2014 lalu, kini dirinya telah benar-benar bertaubat dan lebih memperbanyak kegiatan dengan Beribadah.

“Semua perbuatan saya sebagai Bandar Narkoba dulu telah saya sesali, dan saat ini saya lebih mendekatkan diri kepada tuhan dengan perbanyak beribadah serta menghabiskan waktu di dalam Lapas ini dengan mengikuti pelatihan menam Hidropinik,” Ujara Egha Halim.

Diketahui, Sebelumnya Egha Halim di Vonis oleh Pengadilan Negri Medan pada Tahun 2014 dengan Hukuman Seumur Hidup atas Kepemilikan Ribuan Narkotika jenis Pil Ekstasi, dan 4 Tahun Kemudian dirinya kembali di Vonis Dengan Hukuman Mati lantaran terbukti mengedarkan 33 Ribu Butir Pol Ekstasi.

Kembali di katakan Egha Halim, Kisah dirinya bisa benar Bertaubat usai Vonis Kedua yang di berikan oleh Hakim Kepada Dirinya dengan Hukuman Mati atas kejahatan mengedarkan Narkoba.

“Setelah di vonis hukuman mati pada waktu itu, saya benar langsung berfikir untuk bertaubat dan memohon ampun kepada tuhan atas apa yang sudah saya lakukan. Dan saat ini, cuma dengan cara mengisi sejumlah kegiatan yang ada di lapas seperti Hidropinik ini lah yang dapat saya lakukan,” Pungkas Egha Halim.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *