DATARILIS.COM – REDAKSI

MEDAN || Berima ritona manurung, seorang pegawai salah satu bank swasta di kota medan. Mendatangi kantor dinas ketenaga kerjaan medan Jl. Wahid hasyim medan, senin (10/08/20). Kedatangan berima bersama fredi (suami). Guna mencari keadilan atas apa yang dialami dirinya dan sekaligus menghadiri panggilan ke-2 dari dinas ketenaga kerjaan kota medan.

Dengan membawa seluruh data/berkas, sebelum masuk ke kantor dinas ketenaga kerjaan. Berima ritona manurung. Diketahui masih berstatus sebagai pegawai Bank Mega.

Berima br manurung dalam keteranganya ketika saat ditemui sejumlah awak media yang bertugas disnaker kota medan mengatakan selama bekerja di PT. Bank Mega yakni salah satu cabang di kota medan dengan jabatan recovery admin & control specialist dan unit kerja ccpl recovery.

Dirinya dimutasi kejakarta dengan surat keputusan Direksi NO. KEP. 057/DIRBM/20. Lantaran merasa tidak dipenuhi haknya, berima tidak berangkat kejakarta sehingga keluarnya surat peringatan kerja dari perusahan yang dinilainya secara tiba-tiba dan sampai saat ini dirinya di non jobkan oleh perusahaan.

Menanggapi persoalan yang terjadi terhadapnya, Berima kemudian membuat laporan ke dinas ketenaga kerjaan medan pada 29 juli 2020 lalu. Langka tersebut Guna meminta perlindungan dan keadilan atas persoalan yang ia hadapai.

Saat menghadiri panggilan ke-2 di kantor dinas ketenaga kerjaan medan. Berima Br. Manurung menjelaskan kalau dirinya diharuskan mengundurkan diri dari perusahaan, yang disebabkan suatu masalah dalam pekerjaan.

“selanjutnya saya mendapat surat mutasi dari perusahan secara mendadak tanpa ada pemberitahuan sebelumnya, jika menolak dimutasi kejakarta,” paparnya.

Berima yang tidak bersedia dimutasi kejakarta, lantaran dirinya tidak disediakan biaya akomodasi oleh perusahaan tempat ia bekerja dan kota yang bakal dituju merupakan zona merah covid-19. “Medankan zona merah, kemudian saya dimutasi kejakarta yang juga zona merah.’paparnya.
Pada panggilan ke-2 proses penyelesaian hubungan industrial yang dilakukan secara mediasi pihak disnaker kota medan antara berima dengan Bank Mega. Tidak berjalan dengan baik, pasalnya pada panggilan ke-2 tersebut. Perwakilan Bank Mega jl.kapten maulana lubis kembali tidak hadiri. Meski surat panggilan telah dilayangkan.

Sebelumnya dinas ketenagakerjaan. Telah melayangkan surat panggilan pertama kepala dinas ketenaga kerjaan kota medan NO.567/1731 tanggal 03 agustus 2020 lalu. Dimana berima ritona manurung selaku pihak pekerja hadir dan pengusaha tidak hadir. Terkait hal tersebut dinas ketenagakerjaan akan kembali melayangkan surat panggilan ke-3 kepada Bank Mega.

Mediator hubungan industrial disnaker medan, Luhut pardamean purba mengatakan, permasalahan Bank Mega dengan berima ritona manurung untuk saat ini sedang dalam tahap proses mediasi dan ini merupakan panggilan ke-2 antara berima ritona manurung dengan pihak Bank Mega.

“kita mengupayakan permasalahan Bank Mega dengan ibu berima dapat diselesaikan secara kekeluargaan dengan baik. Sejauh ini masih ditahap itu saja.” Ujar luhut.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *