DATARILIS.COM – F. CASTRO

Tanjung Raja — Ogan Ilir — Program Bedah Rumah tak layak huni melalui Baznas Prov. Sumsel dan Baznas Kab. OI mulai membedah beberapa rumah warga RT 05 Lk 3 di wilayah Kelurahan Tanjung Raja Kecamatan Tanjung Raja.

Ada tiga unit rumah terealisasi antaranya, milik bapak Nazaruddin, bapak M.Ali (alm)/ibu Mursih, serta bapak Ruslan yang telah diresmikan langsung oleh Ketua BAZNAS Prov. Drs. H. Najib Haitami. MM dengan
didampingi Ketua BAZNAS OI H. Fikri Yahusin. MSi, bersama Lurah Tanjung Fitri Yanti, Am. Kep beserta perangkatnya dan Kepala Lingkungan 3 dan Rt 05 TRA, Senin (27/07).

Lurah Tanjung Raja, Fitri Yanti, Am. Kep mengatakan, Ya, benar hari ada tim dari program bedah rumah,rumah tak layak huni(rutilahu) melalui Baznas Prov. Sumsel bersama Baznas Kab. Ogan Ilir hari ini sudah mulai melakukan proses bedah rumah ketiga warga Kelurahan Tanjung Raja OI.

“Ada tiga rumah yang akan dibedah, adapun jumlah dana masing masing bervariasi, ada yang menerima 8,5 dan juga 6 juta tergantung kondisi rumah rumah warga yang akan mulai di bedah pada hari, Senin (27/07), yaitu rumah Nenek Mursih (72) besaran Rp. 8,5 juta, Nazaruddin Rp. 8,5 juta (45) dan bapak Ruslan Rp. 6 juta (47).

Harapannya semoga dengan ada bantuan bedah rumah ini yang diterima oleh warga tersebut, bisa dimanfaatkan dengan baik dan menjadikan rumah mereka yang jauh lebih baik dan sehat serta menjadi layak tuk dihuni dibanding rumah mereka sebelumnya,” ujarnya.

Fitri menambahkan, bedah rumah tersebut dimaksudkan, untuk meningkatkan kelayakan hunian bagi warga miskin. Semula yang rumah reyot atau tak layak, bisa menjadi tempat tinggal yang lebih mumpuni,” ucapnya ibu lurah fitri.

Diucapkan Ruslan (47) mengatakan, Alhamdulillah walaupun jumlah dana yang terima tak besar (6 juta) tapi saya tetap bersyukur telah dibantu. Setidaknya yang dulu rumah saya hanya pakai atap godong yang harus selalu tiap setengah tahun harus diganti, sekarang dengan adanya bantuan ini saya bisa membeli Atap Seng yang jauh lebih tahan lama pemakaiannya. Kemudian dinding papan kami yang sudah lapukpun akan diganti yang baru melalui program bedah rumah ini.

Senada diucapkan, Nazaruddin (46) katakan, Ya, alhamdullah saya pada hari ini dapat bedah rumah dan kini mulai dibedah. Tetapi kami masih bingung soalnya dana yang kami terima hanyalah 8,5 juta. Kami takut tak cukup tuk membangun rumah baru dengan dana ini sedangkan rumah kami yang lama hampir semuanya tidak dapat lagi digunakan kayunya/papannya. Kami akan membongkar yang lama, lalu membangun dari awal mulai dari tiang rumah hingga selesai menjadi rumah seutuhnya dan layak huni,” ucapnya dengan senang tapi sedikit sedih dan juga kuatir.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *